7 jenis cuti yang berhak didapatkan PNS, Ketahui Juga Mekanisme Dan Berapa Lama Waktunya

jenis cuti yang berhak didapatkan PNS – Setelah bekerja dengan sangat keras, sebagai seorang pegawai yang mengabdi negara, PNS juga telah diberikan sutu hak untuk

nurnih

jenis cuti yang berhak didapatkan PNS – Setelah bekerja dengan sangat keras, sebagai seorang pegawai yang mengabdi negara, PNS juga telah diberikan sutu hak untuk bisa mengajukan cuti. BKN senidiri sudah mengeluarkan yakni aturan cuti PNS yang bisa untuk pegawi ajukan nantinya sesuai dengan tata cara yang sudah berlaku.

Jenis dan juga lamanya cuti PNS sendiri termasuk banyak. Mari kita baca penjelasan aturan cuti CPNS dari BKN berikut ini sampai habis, ya!

Aturan Cuti PNS

Aturan cuti PNS ini telah tertuang di dalam sebuah Peraturan Pemerintah (PP) No. 17/2020 mengenai Perubahan atas PP No. 11/2017 mengenai Manajemen PNS.

Di dalam aturannya terbaru sudah disebut bahwa pegawi PNS yang akan menduduki jabatan guru dan juga dosen ini mempunyai hak mendapatkan cuti tahunan. Di dalam aturan yang sebelumnya (PP No. 11/2017), guru dan dosen tidak akan mendapatkan jatah cuti tahunan.

Selain dari itu, PP ini juga berisi tentang mengubah aturan cuti PNS yang sedang sakit. Cuti PNS ini sendiri ada 7 macam. Yang asyik di dalam peraturan cuti PNS ini yakni selama pengambilan cuti, kamu masih bisa mendapat penghasilan, kecuali jenis cuti di luar tanggungan negara.

Tentunya saja semua jenis cuti cuti ini punya aturan yang berbeda-beda untuk pengajuannya.  Pengajuan cuti ini juga bisa untuk ditangguhkan atau ditunda pada waktu yang tertentu jika memang ada kepentingan dinas yang mendesak, kecuali cuti melahirkan yang memang tidak bisa untuk ditangguhkan.

Jenis dan Persyaratan Cuti berdasarkan Aturan Cuti PNS

Di dalam aturan cuti cuti PNS ini, ada beberapa macam jenis cuti yang perlu untuk kamu ketahui. Setiap jenis cuti PNS ini senidir punya aturan dan juga punya ketentuannya masing-masing. Berikut ini merupakan ulasan lengkapnya.

1. Cuti Tahunan PNS

Jenis cuti PNS yang pertama yakni ada cuti tahunan. Cuti tahunan PNS ini yakni berjumlah 12 hari kerja. Pengajuannya sendiri mesti dilakukan secara terstruktur kepada pejabat yang mempunyai wewenang memberi cuti di lingkungan kerja PNS tersebut.

2. Cuti Sakit

Bila Pegawai PNS jatuh sakit dan dengan hal ini tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan, yang bersangkutan berhak atas cuti sakit. Aturan cuti PNS yang sakit ini akan diberikan 1 hari atau 2 hari kerja. PNS yang mengambil cuti sakit harus memberitahukan terlebih dahulu kepada atasannya dan harus melampirkan surat keterangan dokter.

Apabila seorang PNS sakit lebih dari 2 hari sampai dengan 14 hari, seorang PNS berhak untuk cuti sakit dengan mengajukannya secara terstruktur kepada pejabat yang memang berwenang untuk memberi ijin cuti di lingkungan kerja PNS tersebut.

3. Cuti Bersama

Ini merupakan salah satu jenis cuti PNS yang pastinya sudah tidak asing lagi yakni cuti bersama. Perlu untuk kamu ketahui dan garis bawahi, cuti bersama ini merupakan cuti yang akan ditetapkan oleh Presiden. Biasanya, cuti bersama ini akan diberikan saat perayaan Idulfitri, Natal, dan juga pada tahun baru. Tentu saja, karena namanya saja cuti bersama, cuti ini tidak perlu untuk diajukan.

4. Cuti Besar

Jenis cuti PNS yang satu ini akan diberikan kepada mereka yang memang sudah mengabdikan dirinya sekurang-kurangnya 6 tahun secara terus menerus.

Durasi dari cuti besarini yang hanya boleh diambil adalah 3 bulan. Namun, bila seorang pegawi PNS sudah mengajukan cuti besar, ia tidak berhak lagi untuk mengajukan cuti tahunan pada tahun tahun yang sama. PNS bisa juga untuk mengajukan cuti besar secara tertulis kepada pejabat yang berwenang untuk bisa mengurus cuti. Cuti PNS ini juga bisa untuk digunakan untuk bisa memenuhi kewajiban agama.

Pengajuan cuti besar ini bisa untuk ditangguhkan yakni paling lama 2 tahun, apabila ada kepentingan dinas mendesak. Kemudian, PNS baru bisa untuk mengajukan cuti besar kembali yakni pada 5 tahun berikutnya. Selama PNS akan menjalani cuti ini, PNS masih berhak untuk  bisa mendapatkan pendapatan secara penuh.

5. Cuti Melahirkan

Untuk persalinan anak pertama, kedua, dan juga ketiga, PNS wanita berhak untuk mendapat cuti melahirkan. Namun, untuk persalinan anak keempat dan yang seterusnya, diberikan cuti di luar tanggungan negara.

Ketentuan dari lamanya cuti melahirkan ini yakni 3 bulan dengan mempunyai rincian 1 bulan sebelum dan 2 bulan sesudah persalinan. Cuti ini sendiri diajukan secara tertulis. Selama menjalankan cuti ini, PNS wanita masih berhak untuk mendapatkan penghasilannya.

6. Cuti Alasan Penting

Cuti merupakan sebuah alasan penting yang diberikan ketika ibu, bapak, istri, suami, anak, adik, kakak, mertua, maupun menantu yang sedang sakit keras ataupun meninggal dunia. Cuti ini juga bisa untuk diajukan bila PNS ingin melangsungkan pernikahan yang pertama, atau juga alasan penting yang lainnya seperti mendampingi istri yang melahirkan bagi pegawai PNS pria.

Jatah dari cuti PNS ini jenis alasan penting yakni maksimal 2 bulan. Sama seperti jenis cuti yang lainnya, selama menjalankan cuti, PNS masih menerima penghasilan penuh.

7. Cuti di Luar Tanggungan Negara

Jenis cuti PNS ini akan diberikan kepada pegawai PNS yang sudah bekerja sekurang-kurangnya 5 tahun secara terus menerus karena mempunyai alasan-alasan pribadi yang penting dan juga sangat mendesak bisa untuk diberikan cuti di luar tanggungan negara. Cuti di luar tanggungan negara bisa diberikan paling lama 3 tahun.

Jangka waktu cuti di luar tanggungan negara ini bisa untuk diperpanjang yakni paling lama 1 tahun apabila mempunyai sebuah alasan-alasan yang penting untuk memperpanjangnya. Selama menjalankan cuti di luar tanggungan negara, PNS tidak berhak untuk menerima penghasilan dari negara.

Kemudian, juga tidak diperhitungkan lagi sebagai masa kerja Pegawai Negeri Sipil.  PNS yang tidak melaporkan diri nya kembali pada sebuah instansi induknya setelah habis masa menjalankan cuti di luar tanggungan Negara akan langsung diberhentikan dengan hormat sebagai pegawai PNS.

Itulah lah 7 jenis cuti yang berhak didapatkan PNS. Tertarik untuk meniti karier menjadi pegawai PNS? Yuk, perbesar peluang kamu untuk bisa menjadi PNS di tahun ini.

Tags

Related Post

Leave a Comment