Perbedaan ASN dan PNS: Hal yang Harus Kamu Pahami Saat Ini!

Perbedaan ASN dan PNS – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini adalah dua buah jenis istilah untuk menyebut pegawai yang sedang

nurnih

Perbedaan ASN dan PNS – Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini adalah dua buah jenis istilah untuk menyebut pegawai yang sedang bekerja di pemerintahan. Meskipun dalam kedua istilah ini mamang saling berkaitan, namun keduanya ternyata merujuk pada definisi yang bisa dibilang berbeda.

Pengertian

Namun, apa kah kamu tau perbedaan ASN dan PNS? Perbedaan ASN dan PNS yang paling mendasar bisa kamu lihat lewat definisi keduanya. Menurut Rancangan Undang-undang (RUU) ASN 2023, PNS merupakan sebuah warga negara Indonesia yang telah memenuhi syarat syarat tertentu kemudian diangkat menjadi seorang pegawai ASN tetap.

Lalu, pegawai ASN itu apa? Masih berdasarkan dengan UU yang sama, ASN merupakan seorang pegawai pemerintahan yang terdiri dari PNS dan juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dengan kata lain, pekerjaan apapun yang termasuk kedalam ASN adalah PNS itu sendiri.

Oleh karena itulah, bisa untuk disimpulkan bahwa untuk setiap PNS merupakan pegawai ASN, namun tidak setiap ASN merupakan PNS. Perbedaan definisi ini sendiri yang membuat ASN dan PNS berbeda dari banyak sisi, mulai dari status kepegawaian, jaminan pensiun, hak cuti, sampai jenjang karier.

Perbedaan ASN dan PNS

1. Status Kepegawain

Dari segi status kepegawaian, PNS adalah bagian dari pegawai ASN yang kemudian diangkat sebagai pegawai tetap oleh PPK dan juga mempunyai nomor induk pegawai secara nasional.

Sementara, untuk PPPK ini sendiri adalah pegawai ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh PPK, sesuai dengan kebutuhan dari masing masing instansi pemerintah dan juga sesuai ketentuan perundang-undangan.

2. Hak

Perbedaan ASN dan PNS selanjutnya yaitu ASN mempunyai hak dan juga kewenangan yang telah diberikan serta untuk dilindungi oleh hukum dan juga mempunyai kewajiban yang harus ditunaikan.

Baik PNS dan PPPK ini mempunyai sebuah kewajiban yang sama, akan tetapi berbeda jika dilihat dari segi haknya.

PNS ini merupakan yang memperoleh hak berupa gaji, tunjangan, cuti, jaminan pensiun, jaminan hari tua, perlindungan, dan juga pengembangan kompetensi.

Sementara untuk PPPK ini mempunyai hak berupa gaji, tunjangan, cuti, perlindungan dan juga pengembangan kompetensi.

Berdasarkan dengan isi Pasal 92 Undang-Undang ASN, pemerintah wajib untuk memberikan perlindungan yang berupa jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan juga diberikan bantuan hukum.

3. Manajemen PNS dan PPPK

Meski pun PNS dan juga PPPK sama-sama berstatus sebagai seorang ASN, terdapat beberapa perbedaan dalam segi manajemennya.

Manajemen PNS ini telah diatur dalam PP Nomor 17 tahun 2017 mengenai Manajemen Pegawai Negeri Sipil, yang kemudian telah diubah dengan PP Nomor 17 Tahun 2020.

Sedangkan, untuk manajemen PPPK sendiri telah  diatur dalam sebuah PP Nomor 49 Tahun 2018 berisi mengenai Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Baca Juga : keuntungan menjadi pns

4. Jenjang karier PNS

Mempunyai jenjang karier yang stabil karena bisa naik pangkat dan juga golongan dengan secara berkesinambungan. Namun Hal ini sebaliknya, tidak setiap pegawai ASN bisa untuk memperoleh jenjang karier yang stabil.

Pasalnya, untuk pekerjaan ASN yang lainnya, yaitu seperti PPPK tidak bisa untuk naik golongan. Namun demikian, PPPK juga bisa untuk naik ke pangkat ke yang lebih tinggi jika dibutuhkan oleh instansi.

5. Usia saat melamar

Bagi para pelamar PNS bisa untuk mengajukan lamarannya yakni mulai dari usia 18 hingga 35 tahun. Sementara, untuk ASN bisa untuk dilamar oleh pelamar yang berusia 18 hingga 35 tahun maupun 20 tahun hingga 1 tahun sebelum masa usia pensiun.

ASN yang bisa untuk dilamar oleh usia 20 tahun hingga 1 tahun ini sebelum usia pensiun merupakan seorang ASN PPPK.

6. Masa Kerja

Perbedaan ASN dan PNS Selanjutnya yaitu mengenai masa kerja, PNS mempunyai masa kerja sampai memasuki masa pensiun, yaitu berusia 58 (lima puluh delapan) tahun bagi para Pejabat Administrasi dan 60 tahun bagi para Pejabat Pimpinan Tinggi.

Adapun, untuk PPPK ini sendiri mempunyai masa kerja yang sesuai dengan surat perjanjian yang sudah disepakati. Masa hubungan perjanjian kerja PPPK ini merupakan paling singkat satu tahun bisa untuk diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja.

Fungsi ASN

Seorang ASN, baik itu yang merupakan status PNS ataupun seorang PPPK mempunyai fungsi yang serupa.

Hal ini sendiri sudah dituliskan di dalam sebuah UU Nomor 5 tahun 2014 pasal 10, yaitu;

  • menjadi pelaksana kebijakan publik
  • menjadi pelayan publik
  • menjadi perekat dan pemersatu bangsa

Mungkin itu saja pembahasan Perbedaan ASN dan PNS pada kali ini semoga membantuu. Good lucK!!!

Tags

Related Post

Leave a Comment