Wajib Tau! Kelebihan PPPK Dibanding PNS, Gajinya Bisa Lebih Besar

Kelebihan PPPK Dibanding PNS – PPPK ini merupakan singkatan dari pegawai pemerinta dengan perjanjian kerja, program ini sendiri dibuat untuk bisa menjawab masalah masalah dari

nurnih

Kelebihan PPPK Dibanding PNS – PPPK ini merupakan singkatan dari pegawai pemerinta dengan perjanjian kerja, program ini sendiri dibuat untuk bisa menjawab masalah masalah dari pegawai honorer di Indonesia yang sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Dengan adanya program PPPK ini sangat diharapkan untuk guru yang sudah mengabdi tahunan bahkan puluhan tahun bisa untuk meningkatkan kesejahteraan hidup dengan menjadi seorang PPPK karena apabila dari segi gaji yang akan diterima pun akan sama saja dengan seorang PNS, hanya saja untuk PPPK ini tidak mengikat seperti PNS, pekerja yang sudah deingatakan lulus hanya akan dibayar yakni sesuai dengan usia pada sata produktif bekerja.

Apa Saja Keuntungan dan Kelebihan Jadi PPPK?

Menjadi seorang PPPK mempunyai banyak keuntungan dan kelebihan tersendiri. Sebagai salah satu ASN, PPPK ini berhak untuk memperoleh berbagai fasilitas yang akan diberikan pemerintah yakni salah satunya tunjangan dan juga gaji yang layak. Gaji PPPK ini juga bisa naik secara berkala.

Tidak hanya itu saja, PPPK ini juga berhak untuk memperoleh kenaikan gaji jika memang penilaian kinerjanya baik. Selain dari mendafatkan gaji, keuntungan dan juga kelebihan jadi PPPK ini juga bisa dilihat dari beberapa hal, termasuk proses rekrutmen hingga peluang kerja.

Berikut ini merupakan beberapa keuntungan dan kelebihan jadi PPPK:

1. Memperoleh gaji yang layak

Untuk Gaji yang diberikan kepada PPPK ini akan berbeda-beda untuk setiap jenis jabatannya, daerah unit penempatan, dan golongan. Meskipun gajinya ini berbeda-beda, namun gaji yang akan diterima oleh PPPK ini sudah diperhitungkan sesuai dalam bidang dan biaya hidup di daerah penempatannya.

Oleh karena itulah, untuk para pegawai PPPK ini setidaknya bisa untuk hidup layak dengan melalui gaji tersebut. Gaji PPPK paling rendah ini biasanya akan diberikan pada PPPK golongan 1 dengan masa kerja yakni kurang dari 1 tahun. Berdasarkan dengan Perpres Nomor 98 Tahun 2020 untuk besaran gaji terendah PPPK ini yituRp1.749.900.

Sementara itu, gaji paling tinggi diberikan bagi PPPK golongan 17 dengan masa kerja di atas 25 tahun, yaitu sebesar Rp6.786.500. Jumlah tersebut baru berupa gaji pokok dan belum termasuk tunjangan.

2. Tidak ada batas usia maksimum

PPPK ini tidak seperti PNS yang mempunyai batas usia maksimum untuk mendaftar, masyarakat dengan batas usia berapa pun bisa untuk mendaftar jadi PPPK sepanjang memenuhi persyaratan persyaratan yang telah ditentukan. “Kelebihan yang lainnya dari sistem PPPK ini yaitu bagi pelamar tidak terikat batas usia maksimum 35 tahun seperti yang sudah berlaku bagi PNS.

Jika seseorang sudah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, bisa untuk mengisi jabatan PPPK pada posisi yang memang diinginkan,” jelas Kepala BKN Bima Haria Wibisana di dalam keterangannya.

3. Tidak perlu meniti karier dari bawah

Kelebihan PPPK Dibanding PNS selanjutnya Jika menjadi seorang PNS, seseorang harus meniti pangkatnya dari bawah dahulu. Namun, untuk seorang PPPK, seseorang mungkin saja bisa secara langsung menduduki pangkat yang lebih tinggi dan menyesuaikan dengan kebutuhan Pemerintah.

“Dengan adanya skema ini, sangat dimungkinkan sekali untuk setiap warga negara Indonesia yang akan memenuhi persyaratan bisa untuk melamar PPPK untuk bisa langsung menduduki Jabatan jenjang muda bahkan menduudki  jabatan jenjang madya sesuai dengan kebutuhan di pemerintahan,” terang Bima Haria Wibisana.

4. Memudahkan berganti karier di bidang baru

Menjadi seroang pegawai kontrak seperti PPPK ini tidak selamanya merugikan looh. Pasalnya, dengan melalui masa kerja yang terbatas ini PPPK juga bisa untuk berganti karier di dalam bidang dan instansi yang baru dengan mudah. PPPK juga tidak perlu untuk repot-repot mengundurkan diri dari dalam instansi jika memang mau berganti karier.A

PPPK hanya perlu uuntuk menunggu hingga masa kontraknya habis dan tidak perlu untuk melanjutkan kontrak sebelum memulai karier yang baru. Prosedur pengunduran diri di ASN ini memang cukup rumit. Selain itu, permohonan untuk resign di ASN juga mempunyai sebuah risiko tidak disetujui oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) karena berbagai macam alasan.

Kekurangan PPPK

  • Belum ada jaminan hari tua.
  • Tidak mendapatkan uang pensiun untuk pribadi maupun untuk keluarga jika kontraknya sudah habis.
  • Sistem kerja PPPK ini sebetulnya sama seperti sisitem pekerja kontrak di perusahaan.
  • Bisa terjadi sebuah kesenjangan antara PPPK dan juga PNS.
  • Sistem PPPK ini akan membayar jasa atau pekerjaan berdasarkan dengan masa produktif.
  • Sistem perpanjangan kontrak otomatis merupakan sistem untuk yang dinyatakan masih layak, sedangkan bagi yang tidak layak harus mengikuti seleksi ulang yakni pada tahun berikutnya.
  • Pembayaran untuk gaji ini dikembalikan ke pemerintah daerah, sehingga bisa jadi gaji akan terlambat.
  • Lulus tes PPPK ini masih belum bersifat mutlak, sehingga bisa saja akan dibatalkan sesuai dengan instruksi pemerintah daerah.
  • Sistem PPPK tidak mengikat.
  • Ada PPPK yang sudah dilantik, tetapi masih belum menerima gaji.
  • Tidak bekerja artinya tidak digaji.
  • Jika tidak maksimal di dalam bekerja, sewaktu-waktu bisa saja diputus kontrak.
  • PPPK ini adalah sebuah program dari pemerintahan Presiden Jokowi, sehingga bisa saja setelah masa jabatannya selesai, program ini mungkin akan berganti.

Demikian tadi beberapa Kelebihan PPPK Dibanding PNS yang perlu kamu ketahui sebelum kamu mendaftar. Ada baiknya kamu untuk menyesuaikan dengan rencana jangka panjang dan juga untuk ambisimu dalam bekerja.

Tags

Related Post

Leave a Comment